Sunday, December 9, 2018

The New Gate: Chapter 1 Sebuah Awal dan Akhir

(Toko ini terlihat seperti tidak ada perubahan dari sebelumnya...)
Itu benar bahwa toko ini sedang dalam keadaan yang mengkhawatirkan.
"Apa yang kau bicarakan?".
“Eh?”
The New Gate Chapter 1 A Beginning And An End - Novel Updates

The New Gate Chapter 1 - Novel Updates

Shin terkejut dengan pertanyaan yang diat tidak tahu bagaimana menjawabnya. Shin terlihat berbicara kepada dirinya sendiri tanpa sadar. Ketika dia melihat ke arah suara itu, dia melihat seorang gadis Elf dengan rambut hitamnya dan matanya yang keemasan berada di meja kasir. Telinganya dapat terlihat diantara rambut hitamya, jadi itu pasti benar.

Jika kesepuluh orang tadi melihat gadis ini, mereka akan mengagumi kecantikannya. Gadis ini memiliki paras cantik yang hampir sempurna. Dia memiliki tinggi kira-kira 160 cm yang mana sedikit lebih pendek dari tinggi Shin. Kulitnya yang putih dan payudaranya yang selaras dengan tubuh langsingnya.

Dari penampilannya, gadis ini berumur sekitar 17 atau 18 tahun. Tapi seorang Elf dapat hidup lama, dia mungkin sudah hidup hampir ratusan tahun.
"Ahh, aku sedang melihat barang-barang yang anda miliki"
"Begitukah? ku kira tadi aku mendengar perkataan yang tidak mengenakan." 
"Aku tidak bermaksud begitu."
"Lihatlah sesukamu, lagipula para pengganggu itu sudah pergi."
Sambil mengatakan itu, Shin duduk di kursi yang tersedia didepan meja kasir.
"Para pengganggu?."
"Ya, mereka sering sekali datang kemari untuk menanyakan kapan guruku kembali. Harus kukatakan, mereka sungguh keras kepala."
Mereka mungkin sering kemari karena Shin memperhatikan nada bicara gadis itu menjadi sedikit marah ketika mengatakannya.
"Itu pasti merepotkan. Ah, aku lupa memperkenalkan diri, namaku Shin. Seperti yang kau lihat, aku seorang pengelana."
"Caramu memperkenalkan diri pada seorang penjaga toko serius sekali?. Aku Tiera Lucent. Kau bisa memanggilku Tiera. Aku bekerja sebagai penjaga toko dan murik dari pemilik toko ini. Jika kau memiliki barang bagus atau bahan yang bisa dijual, aku akan membelinya."
"Ya, mohon kerjasamanya. Apa guru Tiera orang yang hebat bahkan para kesatria kerajaan sering berkunjung kemari?."
"Apa yang kau bicarakan?. Bahkan anak kecil jaman sekarang pun tahu bahwa pemilik toko Tsuki no Hora ini adalah Schnee Raizar. "
“Haa, apa gurumu sungguh seterkenal itu?."
"Itu apa yang dikatakan orang-orang. Tapi, kebenarannya masih dipertanyakan..."
"Orang seterkenal itu yang mempunyai toko ini..."
Shin yang telah sedikit salah paham dengan kesan yang dia katakan mengenai toko ini. Lagipula jika ada orang terkenal disini, toko ini harusnya dapat menjadi lebih baik dari yang Shin kira. Bagaimanapun, Shin merasa tidak asing dengan nama pemilik toko ini, seperti pernah mendengarnya di suatu tempat.
“Schnee Raizar…Schnee Raizar…Schnee…Schnee Raizar…Ahh!?”
"Hei, Ada apa!?."
Tiera terkejut ketika Shin tiba-tiba berteriak. Kursi yang diduduki Shin terjatuh dengan suara 'Gatan' ketika Shin berdiri.
"Oh, maaf. Aku hanya sedikit terkejut."
Shin meminta maaf dan kembali duduk di kursi itu. Dia memikirkan nama yang mungkin pernah dia dengar. Tapi, karena salah satu karakter pendukungnya yang Shin buat dijadikan penjaga toko Tsuki no Hokora didalam video game. Dan namanya adalah Schnee Raizar.
"Maaf, tapi bolehkah jika kau menanyakan sesuatu mengenai gurumu?."
"Eh, Ya. Aku akan menjawabnya jika aku tahu."
Tiera sedikit melangkah mundur karena tatapan Shin yang aneh. Bagaimanapun, Shin yang terkejut karena persetujuannya, tidak menyadari ekspresi Tiera.
"Apa ras dari Schnee Raizar seorang high elf dengan rambut panjang mencapai pinggang, mata biru, seorang wanita cantik dengan tinggi sekitar 166 cm?."
".. Itu benar.. apa kau fans dari guruku?"
Tiera mundur selangkah lagi tapi Shin masih belum menyadarinya.
"Bukan. Schnee adalah kenalanku atau bisa dikatakan begitu." (Ini seperti hubungan pemilik toko dan penjaga toko dalam video game).
"Kenalan Guruku? benarkah itu?."
"Meskipun aku tidak tahu jika gurumu mengingatku..."
Tiera melihat Shin dengan penuh rasa ragu dan curiga.
Pasti akan begitu, karena Shin tiba-tiba datang dan mengatakan bahwa dia kenal dengan pemilik toko ini. Yang mana Shin tidak bisa membuktikannya atau mungkin pemilik toko tidak mengingat Shin sama sekali.
"Ngomong-ngomong, dimana Schnee sekarang?."
"Aku minta maaf, tapi tidak bisa mengatakannya. Kenapa aku harus memberitahu sesuatu hal yang tidak bisa kuberitahu bahkan pada kesatria kerajaan?."
"... Baiklah, aku mengerti..."
Meskipun Shin tidak tahu bagaimana hirarki berjalan di dunia ini. Dia mengerti bahwa kesatria memiliki posisi jabatan tinggi dilihat dari situasi Ardi beberapa saat yang lalu. Dan seorang petualang kurang dapat dipercaya yang membuat Shin putus asa.
"Aku akan menyampaikan pesanmu jika kau mau. Lagipula setengah dari pekerjaanku adalah menerima pesan untuk guruku."
"Setengahnya... merupakan pekerjaanmu..."
"Kebanyakan pesan yang dititipkan datang dari kalangan atas negara dan perkumpulan. Beberapa permintaannya merupakan pesan lisan dengan lokasinya. Karena mereka datang dari berbagai negara dengan informasi rahasia. Aku harus menutup mata dan berpura-pura tidak tahu."
“Aku tidak bisa berkata apapun kecuali itu menakjubkan."
Permintaan macam apa yang datang dari kalangan atas sebuah negara, pikir Shin.
"Meskipun aku jarang menerimanya. Jadi apa yang akan kau lakukan? menitipkan pesan?."
"Bisakah aku melakukannya?."
"Satu pesan akan dikenakan biaya 100 Jul."
"Apa itu Jul?... apa itu mata uang?."
Shin bingung karena dia tidak pernah mendengar mata uang itu sebelumnya. The New Gate menggunakan mata uang Geyl.
"Apa kau bercanda? bagaimana kau melakukan perjalanan tanpa mengetahui mata uang?."
"Tidak, maksudku ini berbeda dari mata uang yang aku gunakan sebelumnya."
"Sebelumnya? mata uang belum pernah diganti sejak 400 tahun dan tidak akan berubah. Bisakah kau menunjukannya padaku?."
400 tahun... Shin terkejut mendengar perkataannya. Shin mengira mata uang sebelumnya dapat digunakan. Tiba-tiba, Shin menjadi seperti Urashima Taro.
"Ini dia, koin ini..."
Shin mengampil 1 Geyl dari Item Box dan meletakannya di meja kasit. Geyl merupakan koin bulat yang memiliki diameter 3 cm. Ditengah koin terlukis dengan gadis yang dirangkul oleh lengan naga dengan 8 bulu mengelilinginya.
"...Hey, barus saja. Dari mana kau mengeluarkan itu?."
Mata Tiera terbuka lebar melihat koin emas Geyl muncul entah darimana.
"Dari Item box tentunya."
“Item…Box…”
Tiera terlihat kaget mendengat perkataan itu darpada ketika koin emas geyl yang tiba-tiba muncul.
“Tiera?”
“Oh, um, apa?”
"Tidak, kau nampaknya sangat terkejut. Apa ada sesuatu yang salah?."
"Tidak ada. Kau dapat menggunakan item box. Tentu saja aku terkejut."
"?... Apa itu merupakan sesuatu yang perlu dikagetkan?."
"Kau..."
Tiera menghela nafasnya. Berbeda dengan Shin, dia masih tidak bisa mengerti kenapa Tiera begitu terkejut.
"Saat ini, hanya raja dan tetua dari ras tertentu saja yang bisa menggunakan item box. Dan juga, mungkin hanya ras yang memiliki hidup lama seperti high elf atau high pixie. Aku terkeju karena kau dapat menggunakannya. Apa kau bagian dari keluarga kerajaan?."
“Tidak. Aku bukan dari keluarga kerajaan."
Shin terkejut mendengar status hukum dari item box. Dia tidak bisa membayangkan bahwa hanya orang penting saja yang dapat menggunakan item box ketika semua pemain memilikinya.
Kata High sebelum nama ras disebutkan bahwa ras tersebut memiliki pengalaman renkarnasi puluhan kali sebelum mendapatkan gelar. Ada banyak ras di dalam The New Gate, tapi ras dasarnya adalah manusia, beast, Dragnil, elf dan 7 macam pixie.
Manusia diklasifikasikan sebagai suku Hominini, beast sebagai Therianthropy atau manusia hewan, Dragnil sebagai suku bangsa naga. Lord sebagai suku iblis dan pixie sebagai kelompok peri.
"Meskipun kukira aku biasa menggunakannya."
“Haa, itu tentunya tidak biasa. Itu mengingatkanku, perasaan mengerikan apa ini, berbagai sihir ras tercampur padamu. Elf, Lord, Dragnil dan lainnya. Apa ini?."
“aku juga tidak mengerti. Lagipula, rasku adalah high human."
Shin yakin rasnya seperti yang tertulis di layar statusnya. Sebagai high human, karakteristik ras yang memiliki ketahanan status anomali yang tinggi dengan toleransi peningkatan sihir. Ketika di dalam video game lain, kemampuan karakter ini merupakan terendah dari ras lainnya dan jarang berada dalam kelompok lain atau bahkan sendiri.
(Ya, itu sedikit nilai tambah untukku.)
Manusia yang memiliki sudut pandang tidak jelas, tapi dilihat dari status Shin. Yang mana berkembang bahkan lebi dan tidak bisa dibandingkan dengan kualitas khusus ras. Dia bersyukur. Hanya sebaian kecil pemain yang bisa mengatakannya.
“High…Human…?”
“Yah? ya, itu benarkan?.”
Shin masih mengenang tentang ingatan ketika manusia dipandang rendah. Tiera kaget dan berguman sesuatu pada Shin.
Dan Shin terkejut dengan perkataan Tiera.
“High Humans…sudah punah…”
“Ehh, punah…punah?!”

Catatan:

Dukung Penulis The New Gate - Novel Updates dengan membeli buku karyanya.
Daftar Chapter
Prologue
Disqus Comments