Hisshou Dungeon Unei Houhou (Prologue Bagian 1)

Prologue Bagian 1 - Aku Menolaknya

Hisshou Dungeon Unei Houhou - Aku tidak memiliki masalah dengan situasi di Jepang saat ini. Aku bekerja di sebuah Perusahaan biasa (Bukan Perusahaan Gelap tentunya) dan aku masih belum memiliki istri dan juga anak. Bagiku dunia terasa tidak begitu cepat berlalu (mungkin bisa saja salah, tetapi kukira tidak terlalu penting untuk kebutuhan cerita ini). Menonton TV setiap hari, bermain video game baru, membaca buku, makan dan mandi. Masa-masa menjadi seorang siswa sekolah telah berlalu, aku tidak merasa ingin kembali ke masa itu. 
Ada banyak orang dengan opini seperti 
"hari-hari yang dihabiskan saat masih menjadi siswa sekolah sungguh indah"
Tapi jika kau berpikir begitu. 
"apa keseharian kita sebagai siswa sekolah itu bebas ?" 
Dikelilingi oleh tugas sekolah, uang yang dapat dipakai terbatas dan juga harus memastikan dapat mencapai prestasi sesuai harapan orang tua. Tetapi untuk orang-orang yang telah kehilangan orang tuanya, aku tidak mengatakan bahwa orang tua itu menyebalkan. Menjadi dewasa, mampu untuk hidup mandiri, aku cukup senang. Aku merasa hidup yang sebenarnya.
Apa yang kukatakan ...
"aku merasa puas saat ini"
Hisshou Dungeon Unei Houhou (Prologue Bagian 1)

Hisshou Dungeon Unei Houhou (Prologue Bagian 1)

Kepada orang yang sedang berdiri di pintu masuk apartemenku, aku mengatakannya dengan jelas...
"Ah, aku tidak tertarik mengikuti sebuah keyakinan lagi setelah aku masuk di tempat yang didukung orang tuaku"
Bukankah kebanyakan orang seperti itu ? hanya segelintir orang akan meninggalkan keyakinannya untuk menemukan keyakinan baru kan ?. Saat kau menyadari itu, kau telah menjadi bagian dari keyakinan orang tuamu. Yah, itulah alasan kenapa aku menolaknya dan ketika aku menutup pintu,
"Tung...tunggu, kumohon! Tunggu sebentar... Maukah kau mendengarkanku sebentar saja ?!"
Karena itu, pintu yang tadinya akan kututup terselip masuk tangannya. Menghentikanku untuk menutup pintunya.
Seperti yang kau duga, aku bukan orang yang cukup jahat untuk menutup pintu setelah mengetahui ada tangan yang terselip diantara pintu yang akan kututup.
Tapi, segera setelah pintu terbuka lagi
"Apa kau tertarik untuk mengelola sebuah dungeon ? jika kau tertarik, saat ini juga aku akan memberikanmu kekuatan perlindungan suci Dewi untuk membantumu"
Aku heran, apa yang sebenarnya dikatakan gadis berambut pirang dan bersetelan jas ini. Siapapun akan bertingkah sama seperti yang kulakukan saat ini.
Bahkan jika aku ingin menerima seseorang yang mengatakan sesuatu seperti "aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama" atau "aku akan membuatmu kaya" tunggu dulu, alasan mengapa tidak mempercayai perkataannya karena mereka mengatakan hal semacam itu.

Orang-orang yang berpikir bahwa ini tidak ada kaitannya dengan perihal keyakinan tolong dengarkan aku, jika tiba-tiba seseorang datang melibatkanmu dalam permasalahan nasib atau uang, aku yakin mereka akan merasa terganggu sepertiku.
Perkataan seperti.
"Tolong dengarkan aku untuk saat ini"
Adalah tujuan sebenarnya dari orang tipe seperti ini. Dan begitu kau mendengarkan apa yang mereka katakan dan menjawab.
"aku tidak begitu tertarik"
Mereka akan balas menjawab dengan.
"itu tidak apa-apa, kami akan membantumu!"
Dengan mengatakan itu, mereka pasti akan menjebakmu.
Lalu jika kau mengelak seperti.
"aku mempunyai pekerjaan, jadi..."
Atau
"aku cenderung memiliki urusan mendadak"

Hisshou Dungeon Unei Houhou (Prologue Bagian 1)

Itu pasti akan membuat mereka terus lebih memaksamu.

Karena itu aku dengan sengaja mencoba untuk menutup pintu disaat masih mendengarkannya berbicara. Dan pastinya aku akan segera menutup pintunya dan memutuskan jaringan teleponku. Ya, setiap rumah mempunyai metode masing-masing untuk menolak tipe orang seperti ini (Salesman dan sebagainya).

Kembali ke situasi saat tangannya terselip diantara pintu apartemenku, gadis ini. Aku tidak akan menganggapnya sebagai seorang wanita untuk saat ini.
Aku tidak senaif itu untuk percaya bahwa itu sebuah situasi seperti dalam drama tv atau manga dan novel ringan.
"Aku mengerti, itu berbahaya jadi tolong keluarkan tanganmu"
Aku mengatakan itu sambil membuka pintu.
"karena ini penting"
Setelah aku mengatakannya, dia menarik tangannya dan mundur. Jadi aku bisa membuka pintunya, tapi aku menutupnya lagi secara tiba-tiba. Sempurna! (LOL).
"Aah? Aaaahhh?"
Aku mengunci pintu dan memutuskan jaringan teleponku dan segera kembali ke ruangan dimana aku tadi bermain video game sambil meningkatkan suaranya ke batas yang bisa kutahan. Eh, Tindakan tanpa belas kasih? Tipe orang-orang yang dapat bersabar dan mendengarkan dengan baik, membuang-buang waktu mereka dan bahkan ditipu. Bagaiman jika mereka tetap tinggal diluar dan membuat kegaduhan yang dapat mengganggu tetangga? Tidak masalah. Kenyataan itu pahit, kau bisa tinggal memanggil polisi dan semua berakhir. 
Lagipula, dia menyerah setelah pintu tertutup. Tampaknya dia telah pergi tanpa membuak keributan. Ayo turunkan suara video game ke tingkat normal dan menikmati sisa hari liburku.

Hisshou Dungeon Unei Houhou (Prologue Bagian 1)

"Jangan main-main denganku"
Tiba-tiba, dia menunjukan diri dihadapanku mengalihkan perhatianku ditengah-tengah pertarungan dengan Bos yang membuat karakter gameku mati...
Ah! Jantungku terasa seperti akan copot...
"Jangan main-main denganku, harusnya aku yang berkata begitu"
Tentu saja aku membentak, tapi dengan tenang. Segera, aku mengambil smartphoneku dan menghubungi 110(911) *Nomor Polisi... Ah, ini tersambung. 
"Apa ini kantor polisi? orang tidak dikenal telah mendobrak masuk ke rumahku...ya...alamatnya di..."
"Ah, Tunggu sebentar!! Ini salah paham!!"
Gadis itu akhirnya mengerti apa yang sedang coba kulakukan dan segera mengambil telepon genggamku dan mematikan sambungannya.
"Ini bukan salah paham, kau sudah masuk tanpa izin!!!"
Aku mencoba untuk menelpon lagi dan dihentikannya
"Orang ini, cukup keras kepala, tapi ini harusnya bekerja"
Gadis itu terus menggerutu, tunggu tindakanku sangat normal. Aku 90% jika tidak 100% yakin siapapun akan sudah melakukan hal yang sama jika diposisiku.
Dan kemudian, gadis itu mengarahkan tangannya kepadaku. 
"Aku akan menjelaskan ini padamu disana"
Sebuah cahaya menyilaukan menyelimutiku...

Catatan :

Dukung Penulis Hisshou Dungeon Unei Houhou - Novel Updates dengan membeli buku karyanya.

0 komentar