Hisshou Dungeon Unei Houhou: Chapter 9

7:02 AM
adsense 336x280

Semua direncanakan. Kemarahan, kebencian, air mata, maaf dan persetujuan

Selama 3 hari, demi mengumpulkan informasi. Aku terus berbicara dengan Herge dan Oriel. Ini membuat hubungan kami lebih baik.
Hisshou Dungeon Unei Houhou (Chapter 9) - Novel Updates

Hisshou Dungeon Unei Houhou (Chapter 9) - Novel Updates

Hari ini, aku mengobrol dengan mereka sambil minum teh.
Herge: "Yuki, aku memiliki permintaan."
Yuki adalah namaku saat ini, ada alasan kenapa aku menggunakan nama palsu.
Yuki: "Apa itu."
Herge: "Bisakah kami keluar dari sini? ada sesuatu yang harus kami lakukan."
Yuki: "Lagipula... apa kau beniat pergi?"
Herge: "Ya! aku tidak ingin mengulang kejadian yang sama. Dengan aku sebagai putri, aku harus menghentikan peperangan ini!"
Putri dari negara Rochelle.
Herge dan Oriel memintaku untuk menghukum Mauve yang mana telah melakukan tindakan buruk pada mereka. Dan... hukuman mereka telah ditetapkan.
Karena Herge dan Oriel berada dibawah sihir pelindungku tapi bahkan untuk berurusan dengan Mauve itu sedikit berlebihan.
Aku mengerti darimana asal mereka. Tapi tanpa mendengarkan alasan dari pihak lain, itu tidak mungkin untukku untuk menetapkan jika aku harus membunuh mereka atau tidak.
Jujur saja, jabatan sosial mereka sebagai petualang sedikit tinggi untuk mendapat ancaman yang tidak seberapa.
Yuki: "Tolong, aku butuh alasan yang jelas, jadi biarkan aku bertanya pada mereka terlebih dahulu."
Aku menyuruh mereka untuk menunggu.
Tapi mereka tetap mencoba untuk menghentikanku,...
Oriel: "Jika kau mencoba berbicara pada penjahat itu, kau pasti akan terbunuh."
Oriel! kau menjadi sedikit kasar!
Herge: "Aku setuju dengan Oriel! tidak mungkin orang seperti itu akan mendengarkanmu, atau siapapun juga."
Bahkan Herge juga setuju dengan Oriel.
Tindakan mereka sama seperti yang kukira. Jadi aku mengatakan apa yang kurencanakan.
Yuki: "Mungkin kau harus ikut denganku dan menunggu sedikit jauh, jadi jika kita berada disana bersama jika aku dalam bahaya kalian bisa menolongku."
Mereka berpikir untuk mempertimbangkan saranku dan akhirnya merekapun setuju.
Sebenarnya, Mauve tidak bisa dikatakan hidup lagi. Ini seperti makhluk secara biologi telah terkuras habis energinya.
Aku mendengar pembicaraan Mauve dan rekannya mengenai negara Rochelle dan Galtz. Herge adalah penyebab yang menjadi alasan sempurna untuk melakukan invasi. Yang mana mengakibatkan pedesaaan dan kota-kota hancur lebur. Negara Galtz mundur dari serangan balasan.
Dengan alasan setingkat ini bisa kukatakan kemungkinannya bahwa korban perang dan seseorang seperti Mauve akan terus bertambah.
Jika bukan karena itu, tidak mungkin untuk membuat seorang putri kerajaan menjadi budak mereka.
Akupun bertemu dengan Mauve dan memperkenalkan diriku. Ketika aku memberitahu mereka bahwa aku adalah penguasa dungeon, wajahku dipenuhi rasa bangga. Tapi dengan cepat aku mengendalikan diriku dan kembali ke ekspresi tenang. 

Hisshou Dungeon Unei Houhou (Chapter 9) - Novel Updates

Mauve: "Para Budak itu... sang putri... apa dia masih hidup?."
Yuki: "Ya, masih."
Mauve: "Begitu."
Yuki: " Kenapa kau memperbudak seorang putri? bukankah kau akan mendapat kekayaan dan ketenaran bila menyerahkannya?."
Setelah beberapa saat, Mauve mulai berbicara.
Istri dan anaknya... kerabatnya terbunuh oleh musuh yang menyerang desa dan kota.
Air mata Mauve pun keluar dan mulai terjatuh.
Herge dan Oriel terkejut ketika mendengarnya.
Mauve: "Aku kehilangan hal yang paling berharga dalam hidupku."
Yuki: "Jadi begitu..."
Mauve: "Aku telah disewa untuk menjadi tentara bayaran demi menghancurkan kota Rushuru."
Yuki: "Lalu..."
Mauve: "Aku menyiksa dan membunuh warga disana seperti apa yang terjadi pada istri dan anakku."
"... "
"... "
Mauve: "Aku menangkap putri dan mencoba untuk membunuhnya, tapi aku berterima kasih padamu yang telah menghentikanku... "
Yuki: "Apa kau merasa terganggu?."
Mauve: "Aku tidak bisa tenang saat itu, terima kasih... lagipula tidak ada yang bisa kembali pada seorang ayah yang sendirian ini.... jika istri dan anakku melihatku begini, mereka akan marah."
Raija, Curse dan Mauve tertawa lemah. 
Mauve: "Walaupun begitu, dia masih seorang putri kan?."
Yuki: "Ya kau benar."
Mauve: "Bunuh aku, aku tidak akan melawan. Aku tidak ingin istri dan anakku marah padaku."
Saat ini 3 pria menundukkan kepala mereka.
Yuki: "Jangan terburu-buru! apa kau menderngar ini Herge?."
Herge: "... Ya."
Herya yang matanya merah dibantu oleh Oriel keluar dari persembunyian mereka.
Yuki: "Masa lalu yang kau bangun cukup mengharukan, tapi disini sang putrilah yang akan menentukan bagaimana nasibmu."
Mauve menelan air liurnya. Senyuman terbentuk dari wajahnya.
Tapi ini bukan alasan untuk membuang senjata. Oriel menginjakkan kakinya di tanah sedangkan Herge menundukkan kepalanya.
Herge: "Maaf... kan... aku"
Dengan wajah memelas dan air mata yang keluar, dia mengulang kata Maafkan aku.

Hisshou Dungeon Unei Houhou (Chapter 9) - Novel Updates

Oriel: "Tunggu? apa yang terjadi disini? apa kau melakukan sesuaatu?."
Apa yang kulihat sungguh mengejutkan. Tingkah laku Herge pada Mauve.
Herge mengatakan sesuatu padanya yang aku dengan.
Herge: "Aku tidak tahu apa kau mengatakan yang sesungguhnya atau tidak..."
Seperti itu.
Setelah Mauve mendengar apa yang Herge katakan, dia melihat putri dan menhela nafas. Diikuti Raija dan Curse.
Mauve: "Gadis suci ternyata nyata."
Oriel: "Hey..."
Herge: "Tidak."
Mauve: "Kumohon angkat kepalamu putri, aku bukan seseorang yang pantas mendapatkan kebaikkan darimu. Aku hanyalah orang keji yang hilang kendali dan tak memahami keadaan."
Herge: "Tapi... karena aku, desa dan kota tempat asalmu..."
Mauve: "Bahkan jika ada rumor buruk yang kudengar tentangmu... aku akan percaya padamu."
Raija dan Curse: "Ya putri! kami akan percaya padamu... kami sudah banyak berdosa.!"
Mauve: "Amarah dan kebencian... semua menguasai kami."
Apa Mauve akur dengan Herge sekarang?
Kurasa Herge membuat perselisihan ini berhenti.
Aku tidak akan pernah mengatakn tentang dungeon ini. Putri ini harus melindungi dungeon in untuk balas budinya.
Dia melihat dengan tekad dari matanya.
Aku harus mengatakannya, dia harus melakukan sesuatu untuk dungeon ini.
Yuki: "Sihir pelindungkun bisa membatasimu, dengan ini kalian tidak dapat bercerita mengenai dungeon ini."
Yuki: "Tapi... karena Herge dapat dipercaya aku tidak akan melakukannya kali ini."
Herge: "Jadi kami bisa pergi dan kembali ke negara kami!!."
Yuki: "Ada satu syarat. Jika kau setuju, aku akan membiarkan kalian pergi. Aku juga akan menghilangkan sihir pelindungku karena saat ini kalian akan tidak akan berada di dungeon lagi."
Herge: "Terima kasih. Jadi apa syaratnya?."
Yuki: "Aku ingin kau membawa Mauve bersamamu. Dia akan menjadi penjagamu. Dan juga aku ingin membelikanku sesuatu di kota."
Herge: "Begitu, itu melegakan. Iya kan Oriel?."
Oriel: "Kukira tidak apa-apa. dia memiliki kemampuan yang bagus dan akan menjadi penjaga yang sempurna."
Mauve bertanya padaku apa yang aku ingin mereka belikan dikota. Ketiga nya tertawa setelah mendengarnya dan berusaha untuk melakukannya sambil menjaga sang putri.
Aku harap aku bisa hidup tenang dengan ini...
Jika saja itu mungkin!
Setelah melihat kepergian 5 orang itu, aku bekerja lagi untuk meningkatkan dungeon ini dan mendapatkan DP lagi.

Catatan:

Dukung Penulis Hisshou Dungeon Unei Houhou - Novel Updates dengan membeli buku karyanya.
Chapter 10
adsense 336x280