Wednesday, November 28, 2018

Hisshou Dungeon Unei Houhou: Chapter 7

Dengan Tujuan Terbaik Untuk Menolong Umat Manusia!! Itu Bohong!!

Didepanku, ada 2 gadis yang berada diatas kasur dan terlihat waspada kepadaku.
Hmm, kenapa 2 gadis ini berada di kasur yang sama?
Ah, Gadis yang muda mendekat pada gadis pelayan itu.
Ya, kukira setelah mereka tiba-tiba ditangkap, mereka tidak bisa diam dengan tenang .
Si gadis pelayan didekati sang putri, karena kedua kakinya patah itu tidak mungkin jika dia bergerak. Jika dia sebenarnya dapat bergerak itu mungkin aku akan merasa takut jika aku melihat itu malam hari.
"Oriel, jangan begitu, lebih dari ini..."
"Tidak, sampai akhir hayatku. Aku akan tetap disisimu"
Ok, ini menjadi terlihat menakutkan.
"Yeah, yeah. Tolong dengarkan aku. Aku bisa menyembuhkan kalian, tapi aku ingin kalian menuruti persyaratanku."
"Jangan bercanda, apa kau tahu siapa orang ini?"
"Tunggu, Oriel... bisakah kau memberitahu? kenapa kau tidak memaksa kami untuk menurutimu?"
Hou, dia tampaknya memiliki cara berpikir yang tinggi.
Hmmm, kenapa aku tidak membuat mereka menjadi budak dan melakukan ini itu pada mereka?
Jawabanku adalah Orang Jepang tidak menerima perbudakan. (Kebanyakan di jaman modern ini pasti akan menentangnya).
Mereka mungkin tidak akan percaya padaku.
Kebanyakan di light novel dan manga, ini mungkin seperti orang Jepang yang baik?.
"Menjawab pertanyaan dengan pertanyaan, tapi apa keuntungannya bagiku membuat kalian menjadi budak?"
Ya, masalahnya adalah kata "Budak".
Gadis muda ini, sang putri. Terlihat dari raut wajahnya menunjukan bahwa dia tidak mengerti dengan apa yang kukatakan.
"Eh, itu. Untuk kepentingan pribadi atau perbuatan tidak senonoh, mungkin."
Itu mungkin manfaat dari perbudakan. Namun "dengan paksaan".
Di bumi sekalipun, sistem perbudakan masih ada. Singkatnya itu masih bisa digunakan. (kami budak perusahaan sekarang - Tuan. Robot). 
Tapi, untuk sistem perbudakan yang secara terang-terangan itu bahkan tidak akan diterima di bumi.
Karena itu tidak manusiawi?
Jangan bercanda, kau tidak akan mendengarkan alasan seperti itu kan?. Itu tidak berguna.
Disatu sisi, singkatnya lebih efisien mengumpulkan orang bukannya membayar upah.
"Pemberontakan, kerusuhan, perkembangan keahlian terhenti."
Ada setumpuk kerugian yang dirasakan dari pemanfaatan jangka pendek itu.
Tapi, secara umum kalian tidak akan pernah mendengar kata "budak" terdengar. Jika kalian pernah mendengarnya, berterima kasihlah pada informasi sosial di bumi. Semua negara di dunia akan memusuhimu.
Ya, itu cerita yang panjang. Alasanku yang sebenarnya jika aku menggunakan budak untuk mengelola dungeon ini, maka untuk jangka pendeknya mungkin menguntungkan. Tapi akan merugikan untuk jangka panjangnya.
"Hmmm, menggunakan kalian secara paksa sebagai budak mungkin bagus juga"
"Ehhh"
Orang ini putri kan? apa isi kepalanya penuh dengan khayalan?.
"Lalu apa orang sebelahmu itu budakmu? aku tidak tahu dari kota atau desa mana kau berasal, apa semua yang disana itu budak?"
"Tidak, aku percaya pada Oriel. Aku tidak akan pernah menganggapnya hina meski dia budakku"
"Itu aneh, bahkan jika kau tidak percaya mereka selama mereka budakmu bukankah itu tidak apa-apa?"
"Aku tidak menginginkan hal seperti..."
Akhirnya dia mulai mengerti arah pembicaraan ini.
"Kau ingin kami percaya padamu... mungkin pembicaraan ini tidak berlanjut bila kami tidak melakukannya kan?"
"Begitulah, tidak apa jika kau menolaknya. Aku tidak ingin memaksamu seperti pada budak. Ya, aku memiliki alasanku sendiri, aku tidak butuh budak tapi seseorang yang bisa kupercaya."
"Dan untuk mendapatkan kepercayaan dari kami, kumohon sembuhkan luka Oriel."
"Jangan mengatakan hal mustahil, aku tidak mengenal orang bernama Oriel ini. Tidak ada jaminan dia tidak akan menyerangku di saat aku menyembuhkannya kan?"

 Hisshou Dungeon Unei Houhou (Chapter 7) - Novel Updates

Bagaimana aku mengatakannya, menyembuhkan orang yang terus melihatmu seperti musuh. Siapa orang bodoh yang mau. Tidak peduli seberapa hebat seseorang yang dilempar ke dunia lain. Jika dia yang menyembuhkan seseorang yang memusuhinya akan disebut idiot olehku.
"Oriel tidak akan menyerangmu, karena kau telah menyelamatkan hidupku. Aku yang menjaminnya."
"Uh, tidak. Kau tidak bisa sebut itu jaminan. Karena itu dengarkan syarat dariku."
"..Baiklah, aku mendengarkan."
"Sederhananya, kau harus membiarkanku menanamkan sihir pelindungku padamu."
"Sihir pelindung? itu keahlian sihir yang belum pernah kudengar."
"Efeknya adalah siapapun yang terkena sihir ini akan:(Dijamin keselamatannya) (Pergerakan akan dibatasi) (Tidak bisa melakukan kekerasan pada pengguna) dan masih banyak lagi. Ini yang akan kutanamkan pada kalian. Tapi tidak ada efek paksaan seperti budak."
"Tidak akan ada paksaan tapi itu akan seperti tahanan perang kan?. Bukan hanya ini kan?, belum semua syarat yang kau beritahukan?. Ini hanya akan menjadi jaminan untuk keselamatanmu sendiri. Tapi terlihat dari pembicaraanmu sebelumnya bahwa kau memiliki tujuan lain."
"Oh, kukira kau hanya putri digelarnya saja. Tapi kau sudah menduga berbagai kemungkinannya kan?"
"Ya, aku sudah terpuruk menjadi Budak. jadi tidak peduli seberapa banyak harapanku hilang, jika aku tidak bisa melindungi pengikutku Oriel yang melindungiku hingga sekarang maka aku tidak akan bisa melakukan apapun hingga akhir."
"Syaratnya adalah aku menginginkan kerjasama kalian. Aku tidak ingin mendengar hal-hal bersifat rahasia, tapi aku ingin informasi tentang benua ini. Aku melihat bahwa kau adalah seseorang yang tinggal di kelas sosial yang tinggi jadi kumohon  tunjukan pengetahuanmu. Aku tidak akan mengambilnya secara cuma-cuma. Tergantung dari kerjasamamu dari sekarang, aku akan membebaskanmu dan mengembalikanmu ke negara asalmu."
"Baiklah, aku menerima persyaratanmu. Oriel, ini tidak apa-apa kan?"
"... JIka Yang mulai Herge berkata begitu, maka baiklah"
"Sekarang aku akan menggunakan sihirku"
"Tunggu sebentar, orang-orang yang memperbudak kami masih hidup kan?!!. Jika kau tidak ingin membebaskan kami lebih dulu maka."
"Ah, aku akan meminta mereka jika ini tidak bekerja. Tapi sekarang biarkan aku mencoba sihirku."
Aku mendengar dari Luna bahwa siapapun yang mengenakan kalung budak dapat dipaksa mendengarkan setiap perintah. Tentunya, menyerang pemilik mereka itu dilarang. Tapi sihirku, dapat menimpa efek kalung itu. Setidaknya itu yang Luna katakan.
"Negosiasi dengan pemilik kalian tentunya akan merepotkan bukan. Apalagi bernegosiasi dengan lawan ketika kau kehilangan kakimu."
Mungkin kau akan mengatakan, bukankah tidak apa-apa jika kau secara paksa menggunakan sihirmu pada mereka. Tapi persyaratan sihir ini adalah orang itu harus menerima dengan kemauannya atau sihirnya tidak akan bekerja.
Ketika aku menggunakan sihirku, hanya sang putri yang dibungkus cahaya dan kalungnya terlepas.
"... "
"Ini benar-benar terlepas! baiklah, aku menerima persyaratanmu. Tolong sembuhkan Oriel juga!"
"Aku tidak melakukan ini dengan sengaja tapi sihir ini tidak akan bekerja jika seseorang tidak mau menerimanya. Lihatlah nona Oriel disana."
"... Oriel, kau belum bebas. Mungkinkah..."
"Bukan begitu! Orang itu mungkin lupa menanamkan sihirnya padaku!!!"
"Oh, jadi aku yang salah?"
Gadis ini sungguh masalah. Untung saja aku waspada. Ini membuktikan bahwa kau tidak bisa mempercayai seseorang hanya dengan niat baik saja.
"Kumohon, berikan dia satu kesempatan lagi..."
Herge, berlutut dan menundukan kepalanya.
"Meskipun aku biasanya akan menolaknya tapi maukah nona Oriel menerima persyaratanku?. Tuanmu menundukan kepalanya memohon padaku untukmu."
"...Baiklah, aku menerimanya. Tapi , jika kau melukai Yang mulia Herge aku pasti akan membunuhmu."
"Oriel!!!"
Meskipun Herge menegurnya, Oriel tidak berhenti waspada padaku.
"Baiklah, selain dari itu aku tidak memiliki niat untuk melukai kalian. Ini dia."
Dan kalung budak itu terlepas dari Oriel.
"Selanjutnya, aku akan menyembuhkan kalian, (Extra Heal)."
Kedua wanita itu tersinari cahaya hijau.
"Apa, Extra Heal! dan lagi lingkupnya luas! Apa kau healer terkenal?"
Herge... sang putri melihatku dengann wajah terkejut. Oriel berdiri dan mencoba menggerakan tangannya. Lalu dia melompat-lompat.
Begitulah dia mengkonfirmasi bahwa dia telah disembuhan.
Hisshou Dungeon Unei Houhou (Chapter 7) - Novel Updates

Hisshou Dungeon Unei Houhou (Chapter 7) - Novel Updates

"Aku tidak akan berterima kasih, ini kesepakatannya. Setelah itu aku akan menuruti persyaratannya."
"Oriel!!!"
"Ah, jika kau mengikuti isi dari kesepakatannya maka tidak masalah. Sesuatu seperti kepercayaan tidak muncul begitu saja. Untuk saat ini istirahatlah disini dan kita bisa membicarakannya besok."
Setelah mengatakan itu aku menuju pintu keluar.
"Terima kasih. Aku mungkin telah lancang tapi nama ku Herge, siapa namamu jika aku boleh tahu?"
Aku tidak akan mengatakan namaku yang sebenarnya tapi kukira aku membutuhkan nama samaran. Ya mungkin aku akan memperkenalkan diriku.
"Sungguh tidak sopannya aku. Namaku Yuki, mungkin kau sudah mengetahuinya bahwa aku adalah pengelola dungeon ini. Ya jika kau memiliki masalah, kau bisa memanggil goblin yang berjaga diluar. Kami akan mencoba untuk melayanimu sebisa mungkin."
Setelah mengatakan itu akunpun meninggalkan ruangan itu.

Catatan:

Dukung Penulis Hisshou Dungeon Unei Houhou - Novel Updates dengan membeli buku karyanya.
Disqus Comments